Umumnya, sahabat adalah orang yang tahu anda luar dalam, begitu juga sebaliknya. Sahabat juga merupakan teman dalam berbagi duka atau bahagia. Tetapi sahabat juga manusia biasa yang bisa berbuat salah. Dia pasti pernah melakukan hal-hal yang menurut anda tak pantas dilakukan sebagai seorang teman(dekat). Anda boleh merasa kesal dan terluka, tapi jauh dilubuk hati anda masih dan akan selalu merasa sayang kepadanya.
Seberapa sayangnya anda pada sahabat, mereka juga bisa bikin anda geram tak karuan. Mungkin anda pernah merasa ‘ditusuk’ oleh sahabat, tapi anda harus bisa kendalikan hati dan diri anda. Jangan sampai cerita persahabatan anda jadi hancur berantakan.
Setelah sekian lama anda menjalin persahabatan, tetapi ternyata sahabat anda berusaha untuk menarik perhatian pasangan anda. Meski dia sama sekali tak berpikir untuk merebut pasangan anda dari pelukan anda. Hal tersebut biasanya dilakukan hanya sekedar pembuktian kalau daya tarik seksualnya masih sangat ampuh. Bila anda merasa perlakuannya sudah terlewat batas, peringatkan dia secara baik-baik agar tidak menggoda pasangan anda.
Jika dia mengutarakan alasan bahwa hanya bersikap baik terhadap pasangan anda, tetapi tatapan manja dan rangkulan tetap saja dia lakukan. Sebaiknya pertimbangkan kembali apakah persahabatan anda bisa dikategorikan sehat dan pantas untuk dilanjutkan.
Sakit hati memang jika sahabat mencoba menarik perhatian dan merebut pasangan anda. Tapi bukan berarti anda trauma memiliki sahabat baru.